RSS

Pengertian Fanfiction

Pernah gak denger istilah Fanfiction?
Mungkin ada yang pernah dengar atau ada yang belum pernah dengar?

Fanfiction atau lebih sering di sebut fanfic atau fic merupakan cerita karangan penggemar suatu film atau novel. Kali ini saya akan sharing pengertian fanfiction.

Karya fiksi penggemar (lebih dikenal dengan sebutan Fanfic, FF, atau Fic) adalah sebuah sebutan untuk karya-karya yang dibuat penggemar yang berhubungan dengan cerita tentang para tokoh yang sudah ada (Seperti Naruto, Inuyasha, Avatar dan lain-lain) atau pengaturan yang dibuat oleh penggemar dari sebuah karya asli. Penulisan karya fiksi penggemar yang ditulis mengandung sebuah pernyataan yang menyatakan bahwa penulis karya fiksi penggemar tidak memiliki tokoh-tokoh yang ada di cerita. Oleh sebab itu, karya fiksi penggemar berhubungan dengan dunia fiksi 'resmi' dari subjeknya, dan bersamaan berada di luar dunia fiksi 'resmi' tersebut.

Definisi

Fan Fiction adalah sebuah cerita fiksi yang dibuat oleh penggemar berdasarkan kisah, karakter atau latar yang sudah ada. Fanfic bisa berlaku untuk film, komik, novel, selebritis dan karakter terkenal lainnya. Terkadang sejumlah fanfic menyertakan watak atau sifat asli tokohnya sebagai karakter cerita (sering disebut OC atau original character), ada pula yang tidak menyertakan watak atau sifat tokoh aslinya (sering disebut OOC atau out of character). Plot sebuah Fanfic merupakan hasil imajinasi para fans. Konsep sederhana yang digunakan dalam menulis sebuah fanfic adalah “What if…” atau “Bagaimana jika…”. Dengan konsep itu fans bebas berimajinasi mengenai karakter kesayangan mereka. Fanfic menjadi sebuah art-project yang menyenangkan bagi seorang fans disamping proyek lain seperti membuat wallpaper, scrap book, craft design, atau art work lainnya yang menyangkut bintang atau karakter pujaannya.

Untuk menghindari tuntutan mengenai hak cipta, penulis fanfic biasanya mencantumkan kategori “fanfic” dalam tulisannya dan memberikan disclaimer, semacam pengakuan hak cipta, untuk penulis aslinya. Sedangkan untuk menghindari protes atau pertanyaan dari fans lain, biasanya para penulis fanfic selalu memberikan sedikit catatan-catatan “peringatan” atas variasi-variasi eksperimen yang dia gunakan dalam fanfic-nya. fiksi sadalah karya imaginer dan estetis yang menceritakan interaksi dengan dirinya sendiri, dengan tuhannya, atau dengan sosialnya.

Rating

Rating adalah klasifikasi berdasarkan adegan, penggunaan bahasa, dan unsur-unsur lain yang berada dalam sebuah fanfic. Rating yang digunakan secara keseluruhan (Indonesia & Internasional):
  • G atau General : Baik untuk segala usia.
  • PG (Parent’s Guidance) : Topik yang di angkat tersirat sindiran seksual, ringan kata-kata buruk, atau kekerasan atau serius (meskipun tidak cukup dewasa).
  • PG-13 (Parent’s Guidance 13) : Beberapa kekerasan, bahasa yang buruk, jelas sindiran seksual, secara tersirat hubungan seksual. Juga dapat mencakup beberapa topik matang seperti bunuh diri, homoseksualitas, narkoba / alkohol advokasi, pemerkosaan setelah, rincian melahirkan, dll tergantung pada adat istiadat dari fandom yang terlibat.
  • NC-17 (No Child 17) : Eksplisit erotika, kekerasan berdarah berlebihan. Sering ilegal bagi pembaca di bawah umur.
  • K : Untuk pembaca berusia 5 tahun ke atas. Isinya tidak mengandung kata-kata yang kasar, kekerasasan, dan hal-hal “dewasa”.
  • K+ : Untuk pembaca berusia 9 tahun ke atas. Dapat mengandung sedikit aksi kekerasan, tapi tidak menimbulkan luka yang parah. Terdapat kata-kata kasar, tapi dengan kadar minor dan tidak ekstrem.Tidak mengandung materi “dewasa”.
  • T : Untuk pembaca berusia 13 tahun ke atas. Mengandung beberapa kekerasan, minor kata kasar dan minor unsur dewasa.
  • M : Untuk pembaca berusia 16 tahun ke atas. Mengandung non-eksplisit materi dewaasa, kekerasan, dan kata kasar yang ekstrem.
  • MA : Untuk pembaca berusia 18 tahun ke atas. Mengandung materi dewasa yang eksplisit.

 

Panjang

  • Drabble : Terdiri dari 100-200 kata. Meskipun tidak tepat berjumlah 100-200 kata, yang penting drabble itu sangat pendek.
  • Ficlet : Lebih panjang dari drabble, tapi masih sangat pendek. Lebih pendek dari oneshot yang bisa mencapai 2,000-3,000 kata.
  • Oneshot : Dalam dunia penulisan biasa, dikenal sebagai cerpen. Jumlah kata bisa beribu-ribu, asal langsung tamat.
  • Double shot/Two shots : Cerita yang terdiri atas dua bagian.
  • Short story : Cerita bersambung yang hanya memiliki chapter/section/part lebih sedikit dari “Chaptered Fic”. Short story biasanya terdiri dari 4-5 shots saja.
  • Songfic : Cerita yang dituliskan dari lagu. Jadi setiap 1-2 kalimat dari lirik lagu, dibuat adegan cerita.
  • Chaptered/Series Fic : Seperti novel. Memiliki banyak sekali chapter, konflik boleh lebih dari satu.
  • Universe : Ruang, tokoh, dan inti cerita sama, tapi tiap cerita bisa tidak berkesinambungan. Bisa membaca salah satu saja tanpa membaca cerita yang lain. Bisa dibaca satu aja sebagai oneshot. Kalau contoh dalam komik, misalnya Kobo-chan (LOL XD, contoh yang aneh). Tokoh dan konteksnya sama walaupun banyak bagian dalam komik itu, tetapi kita bisa tetap mengerti walau hanya membaca satu bagian saja karena ceritanya tidak bersambung.
  • Crossover : Fanfic yang dibuat dengan menggabungkan dua cerita atau lebih. Misalnya, menggabungkan karakter Harry Potter dengan Star Wars. Tidak hanya karakter, elemen cerita juga dapat digabungkan (dua dunia digabung), seperti Harry Potter dengan Lord of the Rings.

 

Genre

 Genre merupakan aliran cerita fanfiction.
  • General : Genre yang cocok untuk segala usia dan adat istiadat, tidak berisi nada seksual.
  • Romance: Genre yang mengusung tema percintaan.
  • Humor: Genre yang mengusung unsur lucu, sehingga bisa membuat pembaca tertawa.
  • Drama: Genre yang mengutamakan pada konflik emosi dan bertujuan membuat pembaca terhanyut dalam cerita.
  • Poetry: Fanfict yang dikemas dalam sebuah puisi.
  • Adventure: Fict yang menggambarkan kejadian-kajadian yang terjadi dalam sebuah petualangan.
  • Mistery: Teknis cerita yang melibatkan karakter cerita dimanaia mencoba untuk menemukan potongan informasi penting yang disembunyikan sampai klimaks. Biasanya cerita detektif.
  • Horror: bertujuan membangkitkan kombinasi dari perasaan takut, terpesona, dan muak pada para pembacanya.
  • Parody: Hampir sama dengan humor, hanya saja unsur lucunya terletak diakhir cerita dan tidak disangka olah kita. Parody biasanya digunakan untuk menyindir karakter, plot, bahkan realita yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
  • Angst: Fanfict yang melibatkan tingkat kecemasan tinggi dengan permainan emosional, fisik dan mental. Biasanya berakhir sad ending.
  • Supernatural: bercerita mengenai kemampuan yang diluar batas manusia. Seperti sixth sense (indra keenam), kemampuan meramal, dll.
  • Suspense: Fict yang menimbulkan perasaan penasaran dan tegang. Identik dengan cerita kejahatan atau detektif, tapi itu bukanlah hal mutlak.
  • Sci-fi: Kependekan dari “science-fiction”. Sebuah fiction yang mengandung unsur ilmiah, seperti Science dan IPTEK.
  • Fantasy: Fanfict yang mana author menciptakan sendiri dunianya, sebuah alternative dunia yang berada dalam legenda atau mitos zaman dulu. Biasanya melibatkan sihir, unsur mistik, atauh hal-hal supranatural. Contoh: dongeng-dongeng.
  • Tragedy: Fanfict yang menceritakan kesedihan dan hal-hal tragis.
  •  Western: Genre yang mengangkat kehidupan Amerika zaman dulu, seperti koboi.
  • Crime: Berpusat pada hal-hal yang dianggap criminal (kejahatan).
  • Family: Berkisar mengenai masalah yang terjadi dalam kehidupan keluarga.
  • Hurt/Comfort: Gaya cerita dimana satu karakter dirugikan (baik secara fisik maupun emosional) dan karakter lainnya harus menyelamatkan karakter yang terluka tersebut, sehingga mereka merasa lebih baik.
  • AU (Alternate Universe) : Universe/dunia dimana para tokohnya memiliki latar atau pun keadaan yang sama sekali berbeda dengan aslinya. Contoh, Jaejoong TVXQ bukan menjadi anggota boyband TVXQ dalam suatu fic. Dalam fic itu, Jaejoong malah menjadi orang miskin. Contoh lainnya dalam seri Harry Potter, suatu fic menceritakan Sirius Black, Remus Lupin, atau Fred Weasley tidak meninggal seperti aslinya. Atau orang tua Harry selamat dari serangan Lord Voldemort pada awal cerita. Atau juga Harry berhasil mengajak Cho Chang ke pesta dansa Yule Ball pada tahun ke-4 nya, dan sebagainya)

 

Istilah lainya

  • Disclaimer : Pernyataan untuk mendisclaim sesuatu dalam fanfic bahwa itu bukan orisinil milik kamu. Contohnya tokohnya, ataupun plot ceritanya.
  • Yaoi : Diambil dari istilah subgenre anime Jepang untuk menyebut kisah homoseksual atau BL atau shounen-ai. Yaoi digunakan dalam fanfic untuk kondisi yang sama. Biasa juga disebut Male Slash Fic (singkatnya : pairing boy x boy).
  • Yuri : (Yuri: diambil dari istilah subgenre anime Jepang untuk menyebut kisah lesbian atau shoujo-ai. Biasa disebut Female Slash Fic. (singkatnya : pairing girl x girl).
  • Het : Heteroseksual (Pairing boy x girl).
  • Beta-read : Istilah untuk membaca ulang tulisan orang lain. mengubah dan memperbaiki kesalahan diksi, struktur, penggunaan punctuation, huruf besar, keefektifan kalimat, dll. orang yang mem-beta-read dinamakan beta-reader.
  • OC : Original characters (karakter tambahan yang diciptakan oleh seorang author. Biasanya diciptakan untuk melengkapi, membantu jalannya cerita. Terkadang ada juga author yang menjadikan OC sebagai tokoh utamanya.).
  • OOC : Out of characters (Perwatakan karakter yang dibuat berbeda atau melenceng jauh dari perwatakan di canon-nya. Misalnya Temon dari serial Abdel dan Temon dibuat sebagai karakter yang digandrungi wanita, kaya, dan pintar.).
  • POV : Point of View. Sudut pandang yang dipakai si penulis dalam menjabarkan ceritanya.
  • AT (Alternate Timeline) : Fanfiction yang dibuat dengan setting waktu yang berbeda dengan cerita aslinya. Misal: Conan yang tinggal pada massa Edo, padahal kenyataannya Conan hidup di zaman modern)
  • AH (All Human) : Digunakan dalam fanfiction yang memiliki unsur supranatural, tapi karakternya digambarkan sebagai manusia.
  • Alternate Ending : Fanfic yang isinya ending versi penulis. Biasanya ditulis karena adanya ketidak puasan atas ending dari cerita aslinya.
  • Canon : Mengacu pada sifat, karakter, peristiwa, plotline, yang terjadi secara nyata dalam sumber resmi yang mendasari suatu fanfiction.
  • Crackfic : Sebuah fanfict dengan alur yang tidak mungkin terjadi dalam dunia canon-nya. Contoh: Naruto membenci ramen.
  • Crack Pairing : Pairing yang hampir tidak mungkin terjadi dalam dunia canon-nya. Contoh: Jiraiya/Sakura.
  • Cross-generational : Menampilkan cerita-cerita dengan perbedaan usia pasangan yang terlampau besar. Biasanya digambarkan dengan hubungan khusus antara guru dan murid. Contoh: Snape/Harry.
  • Fandom: Pada umumnya dapat diartikan dari suatu komunitas (sekelompok orang) yang tertarik, menikmati, membaca, dan menulis fanfiction dari suatu cerita seperti komik, manga, novel, film, dll.
  • Flame: Kritik keras yang menghina sebuah fanfict maupun orifict. Dalam tahap yang lebih parah, flame sering ditujukan kepada author fanfict tersebut secara langsung, bukan kepada fanfict/karyanya.
  •  Pairing: Kombinasi karakter/pasangan yang dibuat berdasarkan aslinya atau keinginan penggemar.
  • Seme: Orang yang dominan (top) dalam hubungan seksual, baik yaoi maupun yuri.
  • Uke: Orang yang berada di bawah dominasi seme dalam hubungan seksual baik yaoi maupun yuri.
Semoga bermanfaat ^_^

Sumber : http://www.wikipedia.com dan http://fanficskpopindo.wordpress.com/about/kamus-fanfiction/

3 komentar:

М.О.О Ѕ.Я О.О.К mengatakan...

Keren jeng,hehe..lanjutkan

Unknown mengatakan...

Ok jeng Thank you ^_^

Baiduri Nabilah mengatakan...

Saya jadi terbantu dengan artikel ini, Kak :) . Terima kasih . Semoga, artikel yang lainnya akan lebih bermakna lagi.

Posting Komentar